Langsung ke konten utama

paken siumar sabe dipoh le sizaid...?

*❀بِسۡـــــــــمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡـمَـٰنِ ٱلرَّحِـــــــيمِ❀* ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
 🌹🌹🌹 *Amrun ( عمرو) selalu di pukul oleh si Zaid ( زيد ) gara² Amrun mencuri.

* *ZAIDUN VS 'AMRUN*

 Di ceritakan : daud basya seorang gubernur dr daulah usmaniyah, ingin belajar bahasa arab, Lalu dia menghadirkan salah seorang ulama dr ulama² di negrinya, Suatu hari dia bertanya kpd guru nya, "apa kesalahan si amrun sampai2 si zaid memukul nya tiap hari" "apakah amrun punya kedudukan lebih rendah dr zaid sehingga zaid bebas memukulnya, menyiksanya, dan amrun tdk bisa membela dirinya" Si gubernur menanyakan ini smbil menghentakkan kakinya ke tanah smbl marah². Lalu gurunya menjawab : "tidak ada yg di pukul ,tidak ada yg memukul wahai gubernur, ini cuma permisalan saja yg di buat ulama nahwu supaya memudahkan untuk belajar ilmu lugat itu" Lalu jawaban ini tdk memuaskan gubernur tadi, dan ia marah lalu ia penjarakan guru nya tadi, Kemudian ia menyuruh orang mencari ulama nahwu yg lain, lalu ia tanya kpd mereka seperti pertanyaan itu, dan mereka jawab dgn jawaban seperti ulama yg pertama tadi, Lalu mereka jg terpenjara, satu per satu ulama negri itu tidak bisa memuaskan gubernur dgn jawaban nya, akhirnya penuh lah penjara dan sunyi lah madrasah2 dr guru2 pengajar di karenakan ulamanya semua terpenjara, Kejadian ini menjadi pembahasan dimana² dan bgaimana mencri jalan keluarnya, Kemudian ia utus utusan untk menjemput para ulama² ahli bahasa di bagdad lalu di hadirkan di hadapan nya, Akhirnya pimpinan ulama yg paling 'alim dr para ulama bagdad ini berani maju menjawab pertanyaan gubernur tadi, Maka gubernur daud bertanya : apa kesalahan amrun sehingga selalu di pukul zaid ? Maka ulama tadi menjawab : Kesalahan amrun adalah karna ia telah mencuri huruf *و (waw)* yg seharusnya itu milik anda wahai gubernur, Sambil ulama tadi meisyaratkan adanya huruf *WAW* di kalimat amrun setelah *RA*,, dan huruf *WAW* yg saharusnya ada 2 di kalimat daud ternyata cuma ada 1, Maka para ulama nahwu menguasakan si zaid untuk selalu memukul amrun, sebagai hukuman atas perbuatan nya itu, Maka sangat puaslah gubernur dgn ini jawaban, dan memuji ulama tadi, Lalu gubernur menawarkan hadiah, apa saja yg kamu kehendaki silahkan sebutkan, Lalu ulama tadi menjawab : aku cuma minta agar para ulama yg anda penjarakan di bebaskan semuanya, Maka gubernur mengabulkan nya, akhirnya para ulama itu bebas semuanya dr penjara, Dan ulama² dr bagdad tadi di beri hadiah skaligus diberi uang transport dan diantar kmbali ke negri mereka.

 أراد داود باشا أحد الوزراء السالفين في الدولة العثمانية أن يتعلم اللغة العربية فأحضر أحد علماءها سأل شيخه يوما ما الذي جناه عمرو من الذنوب حتى استحق أن يضربه زيد كل يوم ويقتله تقتيلا ويبرح به هذا التبريح المؤلم وهل بلغ عمرو من الذل والعجز منزلة من يضعف عن الانتقام لنفسه وضرب ضاربه ضربة تقضى عليه القضاء الأخير سأل شيخه هذا السؤال وهو يتحرق غيظا وحنقا ويضرب الأرض بقدميه فأجابه الشيخ : ليس هناك ضارب ولا مضروب وإنما هي أمثلة يأتي بها النحاة لتقريب القواعد من أذهان المتعلمين فلم يعجبه هذا الجواب فغضب عليه وأمر بسجنه ثم أرسل إلى نحوي آخر فسأله كما سأل الأول فأجابه بنحو جوابه فسجنه كذالك ثم مازال يأتي بهم واحدا بعد واحد حتى امتلأت السجون وأفقرت المدارس وأصبحت هذه القضية المشئومة الشغل الشاغل له عن جميع قضايا الدولة ومصالحها ثم بدا له أن يستوفد علماء بغداد فأمر بإحضارهم فحضروا وقد علموا قبل الوصول إليه ماذا يراد بهم وكان رئيس هؤلاء العلماء بمكانة من الفضل والحذق والبصر بموارد الأمور ومصادرها فلما اجتمعوا في حضرة الوزير أعاد عليهم السؤال بعينه فقال داود الوزير ما هي جنايته فقال له إنه هجم على اسم مولانا الوزير واغتصب منه الواو فسلط النحويون عليه زيدا يضربه كل يوم جزاء وقاحته وفضوله يشير إلى زيادة واو عمرو وإسقاط الواو الثانية من داود في الرسم فأعجب الوزير بهذا الجواب كل الإعجاب وقال لرئيس العلماء :أنت أعلم من أقلته الغبراء وأظلته الخضراء فاقترح علي ما تشاء فلم يقترح عليه سوى إطلاق سبيل العلماء المسجونين فأمر بإطلاقهم وأنعم عليهم وعلى علماء بغداد بالجوائز والصلات ➖➖➖➖➖ *

Sumber* 📚(النظرات للشيخ مصطفى لطفي بن محمد لطفي المنفلوطي المتوفى ١٣٤٣ هجرية بمصر. ج ١ / ص ٣٠٧) *والله اعلم* 🌹🌹🌹

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUFI YANG MENYIMPANG

Syeikh Abdul Qadir Al-Jaelani (Sirr Al-Asraar Wa Madhhar Al-Abraar, hal.140-142) tentang aliran sunni dan 12 aliran yang sesat :  Aliran-aliran tasawuf itu ada dua belas golongan, salah satunya adalah kaum Suni,  yaitu orang-orang yang perbuatan dan perkataannya sesuai dengan syari’at dan tarekat (ini yang bukan termasuk aliran sesat). Mereka itu dinamakan ‘kelompok ahl as-sunnah wal jamaah’ , sebagian masuk surga tanpa hisab dan sebagian yang lain masuk surga setelah merasakan adzab/siksa.  Dua belas aliran sesat tersebut antara lain:  Al-Huluwiyah, Al-Haliyah, Al-Auliyaiyah, Ats-tsamrokhiyah, Al-Hububiyah, Al-Huriyah, Al-Ibaahiyah, Al-Mutakaasilah, Al-Haddiyah, Al-Mutajahilah, Al-Waqifiyah dan Al-Haamiyah.  1.Aliran Al-Hulwiyah: yaitu, sesuatu sekte yang mengatakan bahwa melihat wajah wanita cantik atauamrod (pemuda tampan yang belum mencapai usia tumbuhnya bulu wajah, jenggot) tampanhukumnya halal dan dibalik wajah itu tersembunyi sifat-sifat Tuhan yang Maha ...

Perbedaan Fil Jadid Dan Ala Jadid ?

Bagaimana perbedaan ketika diibaratkan  Dalam Mahalli في الجديد Dengan  علي الجديد ?? _______ Perbedaannya Kalau Fil jadid muqabilnya adalah Qadim. Jika diibarat alal jadid itu menjelaskan hukum yang terbina atas pendapat jadid yang diibaratkan dengan fil jadid sebelumnya.. Hukum yang terbina alal jadid boleh jadi satu qaul atau beberapa qaul atau satu wajah atau beberapa wajah satu thariq atau beberapa thariq Contohnya Fil Jadid مَنْ فَاتَهُ شَيْءٌ مِنْ رَمَضَانَ فَمَاتَ قَبْلَ إمْكَانِ الْقَضَاءِ فَلَا تَدَارُكَ لَهُ أَيْ لِلْفَائِتِ (وَلَا إثْمَ) بِهِ إنْ فَاتَ بِعُذْرٍ كَمَرَضٍ اسْتَمَرَّ إلَى الْمَوْتِ (وَإِنْ مَاتَ بَعْدَ التَّمَكُّنِ) مِنْ الْقَضَاءِ وَلَمْ يَقْضِ. (لَمْ يَصُمْ عَنْهُ وَلِيُّهُ *فِي الْجَدِيدِ* ) بَلْ يُخْرِجُ مِنْ تَرِكَتِهِ لِكُلِّ يَوْمٍ مُدُّ طَعَامٍ وَفِي الْقَدِيمِ يَصُومُ عَنْهُ وَلِيُّهُ أَيْ يَجُوزُ لَهُ الصَّوْمُ عَنْهُ، وَيَجُوزُ لَهُ الْإِطْعَامُ فَلَا بُدَّ مِنْ التَّدَارُكِ عَلَى الْقَوْلَيْنِ سَوَاءٌ فَاتَ بِعُذْرٍ أَمْ بِغَيْرِهِ، Mahall...

Andai saja

ANDAI SAJA...  Andai saja, kita menengok al-Qur'an, sama seperti halnya kita menengok handphone kita, maka kita pasti telah mengkhatamkan al-Qur'an dalam beberapa hari saja....! Andai saja, kita bersungguh menjaga shalat; sama seperti halnya kita bersungguh mengisi baterai HP kita, niscaya para malaikat akan menyalami kita di jalan-jalan yang kita lalui....!  Andai saja, ada Wifi di masjid-masjid kita, pasti masjid akan dipenuhi jamaah...!  Andai saja, kita bersedekah sejumlah kuota bulanan kita, niscaya akan terberatkanlah timbangan amal kita, akan tersembuhkan sakit-sakit kita, dan akan terurailah kegelisahan jiwa ini....!  Andai saja, kita mencari dan memperhatikan kerabat dan tetangga kita, sama seperti halnya kita memperhatikan anggota-anggota grup kita, niscaya rahmat Allah akan meliputi kehidupan kita....!  Sedikit renungan, karena aku adalah satu di antara hamba yang pelalai dan pelupa itu...!!! Barokallahu fii’kum