Langsung ke konten utama

Postingan

Perbedaan Fil Jadid Dan Ala Jadid ?

Bagaimana perbedaan ketika diibaratkan  Dalam Mahalli في الجديد Dengan  علي الجديد ?? _______ Perbedaannya Kalau Fil jadid muqabilnya adalah Qadim. Jika diibarat alal jadid itu menjelaskan hukum yang terbina atas pendapat jadid yang diibaratkan dengan fil jadid sebelumnya.. Hukum yang terbina alal jadid boleh jadi satu qaul atau beberapa qaul atau satu wajah atau beberapa wajah satu thariq atau beberapa thariq Contohnya Fil Jadid مَنْ فَاتَهُ شَيْءٌ مِنْ رَمَضَانَ فَمَاتَ قَبْلَ إمْكَانِ الْقَضَاءِ فَلَا تَدَارُكَ لَهُ أَيْ لِلْفَائِتِ (وَلَا إثْمَ) بِهِ إنْ فَاتَ بِعُذْرٍ كَمَرَضٍ اسْتَمَرَّ إلَى الْمَوْتِ (وَإِنْ مَاتَ بَعْدَ التَّمَكُّنِ) مِنْ الْقَضَاءِ وَلَمْ يَقْضِ. (لَمْ يَصُمْ عَنْهُ وَلِيُّهُ *فِي الْجَدِيدِ* ) بَلْ يُخْرِجُ مِنْ تَرِكَتِهِ لِكُلِّ يَوْمٍ مُدُّ طَعَامٍ وَفِي الْقَدِيمِ يَصُومُ عَنْهُ وَلِيُّهُ أَيْ يَجُوزُ لَهُ الصَّوْمُ عَنْهُ، وَيَجُوزُ لَهُ الْإِطْعَامُ فَلَا بُدَّ مِنْ التَّدَارُكِ عَلَى الْقَوْلَيْنِ سَوَاءٌ فَاتَ بِعُذْرٍ أَمْ بِغَيْرِهِ، Mahall...

Bagaimana Hukum Kadha Puasa Orang Tua

Assalamualaikum tgk Tgk lon nak tanyoeng bct jett Menganai kaza puasa ke ureung Chik yg ka mrninggai tgkk Kbn hukom Tgk... PEuna dalil atw hadis tgkk Aina __________ Hukumnya bertafsil 1. Tinggal puasa karena ozor A. Belum mungkin kadha B. Sudah mungkin kadha 2. Tinggal puasa bukan karena ozor A. Belum mungkin kadha B. Sudah mungkin kadha Poin 1A Tidak wajib kadha/bayar fidyah. Poin 1B Jika ada harta peninggalan wajib bayar fidyah 1 hari 1 mud beras (makanan pokok) (2.5 kaleng susu) Atau Berpuasa oleh karabatnya/ahli warisnya,adapun hukumnya berpuasa -WAJIB bagi ahli waris jika manyit ada harta peninggalan namun waris tidak membayar fidyah tapi memilih berpuasa. -SUNAT bagi karabat berpuasa jika manyit tidak meninggalkan harta peninggalan. Poin 2A dan 2B sama hukumnya dengan poin 1B (فَصْلٌ) فِي فِدْيَةِ فَوْتِ الصَّوْمِ الْوَاجِبِ (مَنْ فَاتَهُ) مِنْ الْأَحْرَارِ (صَوْمٌ وَاجِبٌ) وَلَوْ نَذْرًا أَوْ كَفَّارَةً (فَمَاتَ قَبْلَ تَمَكُّنِهِ مِنْ قَضَائِهِ فَلَا تَدَارُكَ) لِلْفَائِتِ (وَ...

SHALAT DIBELAKANG AHLI BID'AH

 السلام عليكم ورحمة الله وبركاته Kiban hukom ikut imam yg beraqidah Wahabi puw sah ikut ? =======>>>> وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته 1.Jika wahabi dihukumi sebagai kafir maka tidak sah mengikutinya. 2.jika wahabi tidak dihukumi sebagai kafir maka sah mengikutinya. 3.Dimakruhkan mengikuti imam ahli bid'ah yang tidak kita hukumi kafir. 4.pendapat muktamad mujassim tidak kafir selama tidak menjisimkan sama seperti jisim makhluq. 5.Mengatakan Allah berarah diarah atas tentang menghukumi kafir terhadap mereka dua pendapat Pendapat Yang muktamad tidak kafir. 6.jika tidak hasil jamaah melainkan dengan mereka maka tidak makruh. 7.terhadap orang shalih (ulama) haram shalat dibelakang orang fasiq atau ahli bidah karena bisa membuat orang awam berbaik sangka kepada mereka. Referensi: وَيُكْرَهُ أَيْضًا الِائْتِمَامُ بِمُبْتَدَعٍ لَا نُكَفِّرُهُ Fathul wahab (قَوْلُهُ لَا نُكَفِّرُهُ) أَيْ بِبِدْعَتِهِ خَرَجَ مِنْ نُكَفِّرُهُ بِبِدْعَتِهِ كَالْمُجَسَّمَةِ وَمُنْكِرِي الْبَعْثِ وَ...

Perbedaan Doa Anak Untuk Orang Tua Dan Untuk Orang Lain

1.Perbedaan bersedekah dan berdoa untuk manyit? 2.Perbedaan Doa untuk orang tua dan untuk orang lain? قَوْلُهُ: (صَدَقَةً عَنْهُ) كَوَقْفِ مُصْحَفٍ وَحَفْرِ بِئْرٍ وَغَرْسِ شَجَرٍ، فَهُوَ كَمَا لَوْ فَعَلَهُ فِي حَيَاتِهِ؛ لِأَنَّ مَعْنَى نَفْعِهِ بِهِ حُصُولُ ثَوَابِهِ لَهُ، كَأَنَّهُ فَعَلَهُ وَفِي وُسْعِ اللَّهِ مَا يُثِيبُ الْفَاعِلَ أَيْضًا كَمَا قَالَهُ الشَّارِحُ عَنْ الْإِمَامِ الشَّافِعِيِّ - رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ Bersedekah untuk manyit spt mewakafkan mushaf,menggali sumur,menanam pohon,maka itu sama sperti dikerjakan oleh manyit ketika hidupnya,karena makna "bermamfa'at manyit" dengan perbuatan tersebut adalah hasil fahala bagi simanyit,seolah-oleh dia yang mengerjakannya. Dan diantara luasnya rahmad Allah diberikan juga fahala bagi "orang yang bersedekah tersebut" وَمَعْنَى نَفْعِهِ بِالدُّعَاءِ حُصُولُ الْمَدْعُوِّ بِهِ لَهُ إذَا تَفَضَّلَ اللَّهُ بِإِجَابَتِهِ، وَهَذَا لَا يُسَمَّى ثَوَابًا. أَمَّا نَفْسُ الدُّعَاءِ فَثَوَابُهُ لِلدَّاعِي؛ لِأَنَّه...

Bermamfa'atkah Membaca Alqur-an Bagi Orang Meninggal?

NISBAH FAHALA MEMBACA ALQUR-AN BAGI ORANG MEMBACA (QARI) DAN BAGI MANYIT Membaca alquran bermamfaat bagi manyit jika terpenuhi salah satu dibawah ini: 1.jika meniatkan fahala bacaan alquran untuk manyit. 2.berdoa setelah membaca alquran untuk menghasilkan fahala bagi manyit. 3.membaca alquran disisi kubur hasil misil fahala bagi simanyit. Dan orang yang membacakan alquran disisi kubur juga mendapatkan fahala. Namun Jika ada hal yang bisa menghilangkan fahala bagi orang membacakan alquran seperti membaca alquran dengan mengharap mata benda dunia seperti membaca alquran dengan mendapat upah/ongkos maka tidak gugur misil fahala bagi simanyit. Jika disewakan orang untuk membaca alquran namun tidak terpenuhi salah satu dibawah ini: 1.orang yg membacanya tidak meniatkan fahala untuk manyit 2.tidak berdoa (menghadiahkan fahala) setelah membaca alquran untuk manyit. 3.tidak membaca disisi kuburnya. Maka yg demikian tidak terpenuhi kewajiban ijarah(sewa) الْحَاصِلُ أَنَّهُ إذَا نَوَى ثَوَابَ قِ...

APAKAH RUH ITU QADIM?

 Pentingnya Mantiq Agar Tidak Salah Surah Qiyas murakab  الروح امر الله (الاسراء : ٨٥) وامر الله كلامه (تفسير القرطبي ج ٧ ص ٢٢٢) وكل كلامه قديم ( كتاب التوحيد ) نتيجة الروح قديم Itu natijah yang salah berdasar rusaknya muqaddimah, Kenapa rusak muqaddimah? Karena tidak berulang-ulang had wasat, Kenapa tidak berulang-ulang had wasat,bukankah had wasatnya lafad amru? Iya,tapi tidak sah,karena amru yang pertama dengan amru yg kedua tidak semakna... Amru yg pertama artinya malaikat/jibril/ruh dalam badan/alquran Semua makna itu selain alquran adalah makhluq  Amru yg kedua artinya kalam Allah. Jadi ruh dalam badan jelas bukan alquran Jadi ruh dalam badan itu tetab makhluq... Disini pentingnya MANTIQ  Didalam mantiq Syaikh Abdur Rahman Al-Akhdhari telah menjelaskan (وَخَطَأُ البُرْهَانِ حَيْثُ وُجِدَا) أي في أي مكان وجد، فهو إما (فِي مَادَةٍ) بتخفيف الدال للضرورة وهي كل من مقدمتيه، (أَوْ) في (صُورَةٍ) أي هيئة المقدمتين (فَالمُبْتَدَا) أي الأول منهما وهو خطأ المادة، إما (فِي...

Tanamkanlah dirimu pada bumi khumul

 Syekh Ibnu Ataillah Assakandari berkata dalam kitab Hikamnya :   اِدْفن وُجُودَك فى ارضِ الخُمول. فما نبتَ مِمَّالم يُدفن لايتِمُّ نِتاجهُ  Artinya : _Tanamlah dirimu dalam tanah kerendahan, sebab tiap sesuatu yang tumbuh / muncul namun tidak ditanam, maka tidak sempurna hasil buahnya. _ Wahai kaum muslimin, mari kita mantapkan kualitas kita, jangan utamakan popularitas, sesungguhnya popularitas tanpa ditopang oleh kualitas dan kapasitas yang maksimal maka popularitas itu tidak ada arti, bahkan akan membawa kekecewaan bagi orang banyak. Kamu seorang penuntut ilmu, mantapkan dulu kualitas keilmuanmu, jangan gila keterkenalan sejak sekarang, kamu ingin jadi seorang dokter maka mantap kan dulu kemampuan mu, jangan ingin dikenal ditiap daerah tetapi kualitas mu buruk, kamu ingin jadi pemimpin, mantapkan dulu kualitas mu, jangan andalkan tim pencitraan agar kamu dikenal ramai orang, tetapi kapasitas kepemimpinan mu tidak ada, akhirnya bukan kebahagiaan yang didapatka...